Institut Al-Ma’arif Way Kanan Gelar FGD Pemutakhiran Kurikulum OBE di Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung

Sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi dan kesiapan lulusan menghadapi tantangan global, Institut Al-Ma’arif Way Kanan menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) Pemutakhiran Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada 29 Juli 2025, bertempat di Gedung C Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung.

Kegiatan ini melibatkan tujuh program studi unggulan, yaitu:Hukum Keluarga Islam (HKI)

  • Hukum Ekonomi Syariah (HES)
  • Manajemen Bisnis Syariah (MBS)
  • Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
  • Pendidikan Agama Islam (PAI)

FGD ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. H. Agus Pahrudin, M.Pd, seorang akademisi senior dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan serta Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Dalam paparannya, Prof. Agus Pahrudin menekankan pentingnya paradigma OBE dalam merancang kurikulum yang tidak hanya fokus pada konten, tetapi juga pada luaran pembelajaran (learning outcomes) dan kebutuhan nyata di dunia kerja serta masyarakat.

“Kurikulum OBE adalah jembatan untuk mencetak lulusan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap pakai, adaptif, dan memiliki soft skills serta nilai-nilai keislaman yang kuat,” tegas Prof. Agus dalam pemaparannya.

Tujuan Penyelenggaraan FGD Pemutakhiran Kurikulum OBE:

  1. Menyesuaikan kurikulum program studi dengan pendekatan OBE guna memastikan capaian pembelajaran lulusan (CPL) relevan dan aplikatif.
  2. Mengintegrasikan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ke dalam struktur kurikulum berbasis luaran.
  3. Menge
  4. mbangkan kurikulum yang berbasis kebutuhan pengguna lulusan melalui dialog konstruktif dengan narasumber ahli dan stakeholders.
  5. Menguatkan penyusunan dokumen akademik, seperti RPS, CPMK, dan CPL, secara sistematis dan terukur.
  6. Menjamin kualitas lulusan agar memiliki kompetensi sesuai standar nasional dan internasional.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan sinergi antar program studi serta sebagai sarana refleksi dan inovasi dalam pengembangan kurikulum di lingkungan Institut Al-Ma’arif Way Kanan.

Dengan berakhirnya FGD ini, hasil diskusi dan rekomendasi yang disampaikan akan dijadikan dasar dalam penyusunan dan pemutakhiran kurikulum yang akan segera diimplementasikan pada tahun akademik mendatang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top